Jurnal Medika Malahayati
Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DEMAM TIFOID PADA ANAK DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2015

Tessa Sjahriani (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 Sep 2019

Abstract

Tingginya kasus demam tifoid tidak terlepas dari faktor risiko yang merupakan predisposisi terjadinya demam tifoiddiantaranya kebersihan kuku, kebiasaan mencuci tangan, perilaku jajan anak, dan pengetahuan ibu.Untuk mengetahuianalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian demam tifoid pada anak di RSUD dr. H. Abdul Moeloek ProvinsiLampung tahun 2015.Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik, Rancangan penelitian inimenggunakan pendekatan case control. sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 (30 kasus dan 30 kontrol). Sampeldiambil mengunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan uji Chi Square.Data didapatkan dari 60 responden12 (20%) responden yang memiliki kebersihan kuku tidak baik dan 48 (80%) responden yang memiliki kebersihan kuku baik,nilai p 0.010 ≤0.05, terdapat hubungan yang bermakna antara kebersihan kuku dengan kejadian demam tifoid, 39 (65%)responden yang memiliki kebiasaan mencuci tangan tidak baik dan 21 (35%) responden yang memiliki kebiasaan mencucitangan baik nilai p 0.015 ≤ 0.05, terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan mencuci tangan dengan kejadiandemam tifoid, 33 (55%) responden yang memiliki perilaku jajan kurang baik dan 27 (45%) responden yang memiliki perilakujajan baik nilai p 0.001 ≤0.05, terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku jajan dengan kejadian demam tifoid, 25(41,7%) responden yang memiliki pengetahuan ibu kurang baik dan 35 (58,3%) responden yang memiliki pengetahuan ibubaik nilai p 0.000 ≤0.05, terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu dengan kejadian demamtifoid.Dapat disimpulkan bahwa kebersihan kuku, kebiasaan mencuci tangan, perilaku jajan, dan pengetahuan ibu terdapathubungan dengan kejadian demam tifoid pada anak di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2015.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

medika

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; ...