Tujuan pendidikan Islam bukanlah sebatas mengisi pikiran dengan ilmu pengetahuan, tetapi meluas sebagai pembudayaan (enkulturasi), yakni pembentukan karakter dan watak masyarakat serta pembersihkan jiwa dengan akhlak yang baik dan nilai-nilai yang luhur. Hal tersebut sesuai dengan tujuan pendidikan multikultural, yaitu untuk menciptakan kehidupan yang harmonis dalam masyarakat yang serba majemuk. Sikap tersebut berawal dari kesadaran untuk saling menerima, mengakui dan menghargai orang lain dengan berbagai latar belakang yang ada, seperti etnis, ras, suku, aliran dan agama. Penanaman sikap dan nilai-nilai inklusif inilah yang menjadi akar dan pondasi dalam sistem pendidikan multikultural, terutama dalam pendidikan Islam.Tulisan ini menyajikan akulturasi tradisi budaya dan agama yang mendorong masyarakat agar memiliki sikap dan perilaku yang pluralis terhadap keberanekaragaman sehingga memandang orang lain setara dengan dirinya. Akulturasi tradisi keagamaan dan budaya lokal, seperti tradisi Ngejot di desa Lenek kecamatan Aikmel Lombok Timur merupakan bentuk tradisi melestarikan budaya leluhur dengan memberikan berbagai jenis makanan kepada sesama. Tradisi ini tetap langgeng di tengah- tengah gempuran modernisasi dan globalisasi yang pada muaranya menyebabkan pergeseran maupun pengikisan nilai dan sikap budaya masyarakat. Namun masyarakat di desa Lenek tetap menjaga dan mempertahankan tardisi yang ada khsusunya tardisi Ngejot ini. Keunikan lainnya dari tradisi ini terlihat dari bagaimana tradisi ini dikemas dalam sebuah festival. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tradisi Ngejot merupakan implementasi dari nilai-nilai pendidikan Islam multikultural yang mengandung beberapa nilai, seperti silaturrahim, shadaqah, musyawarah, tasamuh, tolong menolong, saling berkasih saying, melawan hawa nafsu, menjaga perdamaian dan keamanan, dan patuh kepada pemimpin. Selain itu, Ngejot adalah tradisi yang mampu memberikan solusi kerukunan umat beragama di desa Lenek pada khususnya dan Lombok umumnya
Copyrights © 2019