Penelitian ini menganalisis strategi pengembangan Desa Selong Belanak, Kabupaten Lombk Tengah, Nusa Tenggara Barat, sebagai tujuan wisata. Desa ini memiliki potensi sumber daya alam dan budaya yang besar tetapi belum sepenuhnya berkembang sebagai tempat wisata. Studi ini dimulai dengan mengidentifikasi potensi wisata desa dan diikuti dengan menyusun strategi untuk mengembangkan desa sebagai tujuan wisata yang menarik. Penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi wisata desa Selong Belanak meliputi sumber daya wisata alam, potensi ekonomi sosial dan budaya, aksesibilitas dan fasilitas pendukung, yang belum digunakan dan dikelola dengan baik. Selain itu, beberapa fasilitas dan infrastruktur publik tidak memadai. Studi ini menunjukkan bahwa ada perlunya keterlibatan pemerintah dalam membangun lembaga pengelolaan pariwisata, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membangun infrastruktur fasilitas wisata yang masih kurang, serta membentuk kerja sama yang erat antara pemangku kepentingan pariwisata termasuk masyarakat .
Copyrights © 2019