Persaingan dalam dunia bisnis jasa transportasi akhir-akhir ini bukan hanya disebabkan oleh faktor globalisasi, tetapi lebih disebabkan karena pelanggan yang semakin cerdas, sadar harga, dan banyak menuntut. Kemajuan teknologi komunikasi juga ikut berperan meningkatkan intensitas persaingan, karena memberi pelanggan akses informasi yang lebih banyak tentang berbagai macam produk dan jasa yang ditawarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kepuasan masyarakat pengguna pelayanan pada moda transportasi bus pada koridor Surabaya-Madiun-Ponorogo. Peneltian ini menggunkan pendekatan kuantitatif dengan mengambil sampel size sebanyak 105 pengguna pelayanan. Hasil penilaian indeks kepuasan masyarakat (KM) pengguna angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) pada koridor Surabaya-Madiun-Ponorogo, dengan nilai indeks kepuasan sebesar 80,08 dengan kualitas pelayanan dalam kategori B atau baik dengan nilai rata-rata sebesar 3,20.Pengguna pelayanan bus AKDP koridor Surabaya-Madiun-Ponorogo, sudah cukup puas dengan pelayanan yang diberikan hal ini bisa dilihat dari nilai kepuasan masyarakat mencapai nilai 80,08 dengan kualitas pelayanan yang baik (B).
Copyrights © 2019