AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketimpangan porsi pembelajaran keterampilan berbahasa produktif dan reseptif serta memberikan alternatif solusi dari kondisi tidak ideal yang terjadi pada pembelajaran keterampilan berbahasa di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed methods). Data kuantitatif diperoleh dari hasil angket. Data kualitatif diperoleh dari hasil wawancara dan observasi. Dari hasil penelitianditemukan bahwa jenis keterampilan produktif, yaitu keterampilan berbicara dan menulis mendapat porsi yang lebih sedikit dibandingkan dengan keterampilan reseptif, yaitu keterampilan menyimak dan membaca. Seminar Socrates menjadi salah satu alternatif solusi yang dapat diterapkan pada pembelajaran keterampilan berbicara karena pembelajaran keterampilan berbicara memiliki porsi yang palingsedikit dibandingkan pembelajaran keterampilan berbahasa jenis lain.
Copyrights © 2019