Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum
Vol 12, No 1 (2020)

MODEL PENYELESAIAN BERBASIS BUDAYA PADA PEMBANGUNAN BENDUNGAN MANIKIN DI DESA BOKONG, KECAMATAN TAEBENU, KABUPATEN KUPANG, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Febrianty, Dessy (Unknown)
Ninu, Jacob P (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2020

Abstract

Perubahan iklim membawa dampak terhadap kekeringan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pemerintah daerah akan membangun Bendungan Manikin di Desa Bokong, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang untuk mengatasi masalah kekurangan air. Namun demikian, muncul penolakan masyarakat lokal terhadap pembangunan bendungan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya konflik dan menemukan model penyelesaian berbasis budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara observasi lapangan, wawancara mendalam, studi literatur, dan FGD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  konflik terjadi karena kurangnya sosialisasi, nama bendungan, hilangnya rumah, tempat ibadah,  kuburan leluhur, lahan usaha (pertanian dan peternakan), dan relasi sosial berbasis budaya. Sedangkan model penyelesaian budaya yang diterapkan adalah penempatan masyarakat sebagai subjek pembangunan, sosialisasi dilakukan dengan musyawarah, partisipasi masyarakat lokal dalam pembangunan, memahami budaya masyarakat dengan menghargai pendapat warga, mengidentifikasi masalah yang memicu konflik sehingga tepat cara penanganan serta ganti rugi  bagi warga yang terkena dampak. Kata kunci:  resolusi konflik,  budaya,  pembangunan bendungan,  masyarakat lokal, sosialisasi 

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

sosekpu

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum adalah jurnal ilmiah tentang inovasi kebijakan dan penerapan teknologi dalam perencanaan infrastruktur, pengembangan, dan manajemen. Ruang lingkup terbatas pada ruang, sosial, ekonomi, dan perspektif lingkungan transportasi jalan, sektor air, limbah, dan ...