Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MITIGASI RISIKO MEMPERKUAT KESIAPSIAGAAN BENCANA DI SEMPADAN PANTAI KOTA PALU Febrianty, Dessy; Pridasari, Sarash Amalia
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memperkuat kesiapsiagaan bencana pasca tsunami di sempadan pantai Kota Palu adalah keharusan. Untuk itu, diperlukan rumusan mitigasi risiko sebagai cetak biru perkuatan kesiapsiagaan menghadapi bencana kedepan. Data korban jiwa dan data kondisi serta kerusakan bangunan digunakan acuan menaksir tingkat risiko bencana. Metode analisis faktor digunakan untuk menghitung indeks dan tingkatan risiko. Di antara 15 kelurahan yang berada di sempadan pantai, terdapat dua kelurahan berisiko sangat tinggi, dua kelurahan berisiko tinggi, dua kelurahan berisiko sedang, tiga kelurahan berisiko rendah, dan enam kelurahan berisiko sangat rendah. Strategi mitigasi untuk kelurahan dengan risiko sangat tinggi dan tinggi bersifat avoid-reduce. Strategi mitigasi bersifat reduce-share diterapkan pada kelurahan dengan risiko sedang dan rendah. Sementara itu, kelurahan dengan risiko sangat rendah dapat menerapkan strategi mitigasi bersifat share-accept. Mitigasi risiko terdiri dari rekomendasi secara struktural dan non struktural, yang keduanya dipayungi oleh kebijakan, sehingga dapat terintegrasi dan bersinergi.
MODEL PENYELESAIAN BERBASIS BUDAYA PADA PEMBANGUNAN BENDUNGAN MANIKIN DI DESA BOKONG, KECAMATAN TAEBENU, KABUPATEN KUPANG, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Febrianty, Dessy; Ninu, Jacob P
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.104 KB)

Abstract

Perubahan iklim membawa dampak terhadap kekeringan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pemerintah daerah akan membangun Bendungan Manikin di Desa Bokong, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang untuk mengatasi masalah kekurangan air. Namun demikian, muncul penolakan masyarakat lokal terhadap pembangunan bendungan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya konflik dan menemukan model penyelesaian berbasis budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara observasi lapangan, wawancara mendalam, studi literatur, dan FGD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  konflik terjadi karena kurangnya sosialisasi, nama bendungan, hilangnya rumah, tempat ibadah,  kuburan leluhur, lahan usaha (pertanian dan peternakan), dan relasi sosial berbasis budaya. Sedangkan model penyelesaian budaya yang diterapkan adalah penempatan masyarakat sebagai subjek pembangunan, sosialisasi dilakukan dengan musyawarah, partisipasi masyarakat lokal dalam pembangunan, memahami budaya masyarakat dengan menghargai pendapat warga, mengidentifikasi masalah yang memicu konflik sehingga tepat cara penanganan serta ganti rugi  bagi warga yang terkena dampak. Kata kunci:  resolusi konflik,  budaya,  pembangunan bendungan,  masyarakat lokal, sosialisasi 
Patterns of Commodification of Yoga through Symbolic Narratives in New Media: A Case Study of Instagram Social Media @Deeradewi Febrianty, Dessy
PERSPEKTIF Vol. 14 No. 3 (2025): Perspektif Juli
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v14i3.14120

Abstract

This paper aims to analyze the patterns and forms of commodification of Yoga through the narrative of symbols used on social media as a representation of the characteristics of new media. Similar literature tends to review the commodification of Yoga in conventional media and review Yoga as a lifestyle. However, few studies have analyzed the commodification of Yoga through new media such as interactive, two-way, dispersed social media, even though this phenomenon is increasingly occurring in the digital era. This study uses qualitative methods and content analysis with Jean Baudrillard's theory of Symbolic Capitalism to examine the commodification of Yoga through symbolic narratives on the Instagram account of Deera Dewi, a popular yoga instructor. The study's findings show that the commodification of Yoga is indirectly becoming easier through Instagram social media. This commodification is seen in several forms, such as using exclusive venues as a backdrop for activities, branded yoga equipment, product promotions/sponsorships, collaborations with certain companies, and the participation of individuals from the upper echelons. These four aspects are interrelated, with product promotion and company collaboration being the dominant symbols in the yoga commodification process on the Instagram account. This study shows that the characteristics of new media, such as Instagram, accelerate the commodification of Yoga through symbolic visualization that is exclusive and consumptive.