Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh LVEP terhadap penanaman paham anti-radikalisme siswa SD kelas II dalam pembelajaran tematik. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas II SD yang terdiri dari lima kelas. Sampel terdiri dari dua kelas diambil dari kelima kelas tersebut untuk diberi perlakuan dengan menggunakan metode LVEP dan konvesional. Pemilihan sampel dilakukan secara acak dengan memperhatikan karakteristik siswa yang heterogen berdasarkan hasil wawancara dan observasi peneliti dalam pembelajaran tematik. Kelompok kontrol diberi perlakuan dengan pembelajaran konvensional, sedangkan kelompok eksperimen diberi perlakuan dengan menggunakan LVEP. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t dengan taraf signifikansi 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaaan yang signifikan antara penanaman paham anti-radikalisme dengan LVEP dan pembelajaran konvensional. Perbedaaan tersebut terlihat di semua subkarakter anti-radikalisme yang mencakup nilai citizenship dengan hasil uji-t 0,065, nilai compassion dengan hasil uji-t 0,434, nilai courtesy dengan hasil uji-t 0,700, nilai fairness dengan hasil uji-t 0,504, nilai moderation dengan hasil uji t 1,000, nilai respect for other dengan hasil uji-t 0,826, nilai respect for creator dengan hasil uji-t 0,507, nilai self control dengan hasil uji-t 0,303, dan nilai tolerance dengan hasil uji t 0,676.Kata Kunci: LVEP, anti-radikalisme, pembelajaran tematik
Copyrights © 2019