Model “Lonto Leok” dalam Katekese Kontekstual Gereja Lokal Manggarai. Katekese sebagai proses pendidikan iman selalu bersifat kontekstual karena iman pada hakekatnya selalu terlibat dalam pergumulan hidup yang konkrit. Katekese Gereja lokal Manggarai harus bersifat kontekstual. Dia harus menyentuh cita rasa pergumulan iman umat setempat. Pendekatan yang cocok adalah model “lonto leok”. Katekese “lonto leok” merupakan musyawarah iman melalui mana umat membahas persoalanya secara bersama-sama dalam terang iman Kristen. Katekese “lonto leok” sudah berjalan selama ini di KBG-KBG. Penekanan pada hermeneutik praktis yang digunakan di dalamnya membuat katekese “lonto leok” belum sungguh-sungguh menghantar umat kepada perjumpaan pribadi dengan Kristus, Sang Sabda kehidupan. Ke depan katekese “lonto leok” mesti mengedepankan hermeneutik paska, yang melihat hidup sebagai misteri panggilan, di dalamnya tersembunyi jejak-jejak Allah yang menyapa manusia untuk senantiasa terlibat dalam pembangunan Kerajaan Allah di tengah dunia. Dengan cara ini katekese “lonto leok” dapat membimbing umat Manggarai menjadi pribadi-pribadi yang beriman solid, mandiri, dan solider.
Copyrights © 2016