Jenis penelitian ini yaitu Pendekatan Kualitatif yang menggambarkan masalah sebenarnya yang ada di lapangan, kemudian direflesikandan dianalisis berdasarkan teori penunjang dilanjutkkan dengan pelaksanaan tindakan di lapangan. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi Kelas I SD Negeri 1 Mendawai Seberang Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawiringin Barat yang berjumlah 28 siswa dan siswi.Tehnik analisis yang digunakan dalam penelitian mengikuti langkah Hopkins (1993:151) dengan tiga tahap analisis yaitu tahap kategorisasi, validasi dan intepretasi data. Kategorisasi data dilakukan dengan memilih-milih data yang terkumpul berdasarkan kategori tertentu yang di tetapkan. Kategori yang dimaksud meliputi konsepsi awal siswa, jenis pertanyaan siswa, eksplorasi siswa, aktivitas siswa, penilaian akhir siswa.Jenis data yang dihimpun adalah data yang kualitatif, berupa hasil observasi, diskusi dan penilaian. Observasi dilakukan terhadap kegiatan pembelajaran Matematika tentang operasional penjumlahan dan pengurangan bilangan. Dari hasil Observasi ini peneliti banyak menemukan masalah-masalah pada siswa kelas I diantaranya siswa sebagian besar belum bisa mengoperasionalkan penjumlahan dan pengurangan bilangan.Tes dalam penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan membandingkan bilangan cacah. Hasil ulangan harian siswa Sebelum Siklus I pada konsep membandingkan bilangan cacah tanpa adanya tindakan penggunaan media pembelajaran benda konkret rata-rata nilai siswa adalah 63,3. Nilai rata-rata tes akhir Siklus I adalah 75,4 dan nilai rata-rata pada tindakan Siklus II mengalami peningkatan menjadi 83,3.
Copyrights © 2020