JFM (Jurnal Farmasi Malahayati)
Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Farmasi Malahayati

Potensi Pare (Momordica carantia L) sebagai antimalaria

Josepin Kevina Inka Wijaya (Universitas Lampung)



Article Info

Publish Date
08 Jan 2020

Abstract

Malaria adalah suatu penyakit mematikan yang disebabkan oleh parasit plasmodium dan menyebar ke orang melalui gigitan nyamuk betina jenis Anopheles yang terinfeksi disebut “vektor malaria” . Penyakit malaria merupakan  salah satu  masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Saat ini malaria merupakan penyakit endemis di sebagian besar wilayah di Indonesia, namun lebih banyak terjadi di daerah pedesaan dan terpencil.  Pada 2015, terdapat 1,6 juta kasus malaria di Indonesia dengan angka kematian mencapai lebih dari 3.600 jiwa . Masyarakat biasanya mengobati penyakit malaria dengan mengkonsumsi fixed dose combination (FDC) yang terdiri dari Dihydroartemisinin (DHA) + Piperakuin (DHP). Pare (Momordica charantia) merupakan salah satu tanaman yang bermanfaat sebagai antimalaria. Terdapat beberapa golongan senyawa yang penting dan memiliki potensi sebagai antimalaria antara lain yaitu alkaloid (momordisin), glikosida (momordisin, karantin), asam trioksianat, zat besi, asam linoleat, kalsium, resin, asam resinat, garam fosfat, asam oleat, asam stearat, dan L-olestearat. Di antara zat – zat di yang sudah disebutkan atas yang berperan sebagai anti malaria adalah jenis alkaloid momordisin. Ekstrak methanol dari buah pare ini menunjukkan aktivitas larvisidal dan pupisidal yang efektif membunuh vektor nyamuk Anopheles stephensi penyebab penyakit malaria.  Pare bekerja dalam menghambat perkembangan parasit apabila dilihat dari kandungannya.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

farmasi

Publisher

Subject

Environmental Science Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Farmasi Malahayati (JFM) merupakan jurnal yang berisi tentang hasil penelitian maupun review dibidang farmasi yang meliputi bidang farmasetika, kimia farmasi, biologi farmasi dan farmasi klinis ...