JFM (Jurnal Farmasi Malahayati)
Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Farmasi Malahayati

PERAN PROPOLIS SEBAGAI ANTIBAKTERI PADA PASIEN ULKUS DEKUBITUS

Lailatut Toriqoh (Universitas Lampung)



Article Info

Publish Date
08 Jan 2020

Abstract

Ulkus dekubitus adalah kerusakan terlokalisasi di kulit dan jaringan disebabkan oleh tekanan, geseran, atau gesekan, atau kombinasi dari ketiganya . Mayoritas luka pada penduduk dunia adalah luka karena pembedahan/trauma 48%, ulkus kaki 28% dan luka dekubitus 21%. Di masyarakat kita pengobatan ulkus dekubitus masih menggunakan obat herbal yaitu propolis dan madu. Propolis merupakan bahan alami yang dikumpulkan oleh lebah spesies Apis mellifera. Propolis mengandung flavonoid, asam fenolat termasuk caffeic acid phenylesthylester (CAPE), asam amino, arginin, mineral, etanol, vitamin C, vitamin E, phenol, dan cinnamic acid. Derajat ulkus dekubitus menurut National Pressure Ulcer Advisory Panel (NPUAP) yakni; Nonblanchable Erythema, Partial Thickness Skin Loss, Full Thickness Skin Loss, Full Thickness Tissue Loss, Depth Unknown, dan Suspected Deep Tissue Injury. Mikroorganisme  yang      paling  dominan  adalah Pseudomonas   Aeroginosa   (50%),   diikuti   oleh   Acinetobacter   baumanii   (16,7%)   dan Staphylococcus  aureus  (13,3%).  Mekanisme kerja propolis dalam menghambat mikroorganisme penyebab P. Aeruginosa dengan cara menghambat pembentukan biofilm ekstrak propolis yang diuji pada konsentrasi 100, 50, dan 10 μg / mL.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

farmasi

Publisher

Subject

Environmental Science Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Farmasi Malahayati (JFM) merupakan jurnal yang berisi tentang hasil penelitian maupun review dibidang farmasi yang meliputi bidang farmasetika, kimia farmasi, biologi farmasi dan farmasi klinis ...