Diare adalah suatu penyakit yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi buang air besar lebih dari tiga kali sehari disertai dengan adanya perubahan bentuk dan konsistensi tinja penderita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar gambaran pola penggunaan obat pada pasien Diare yang diberikan kepada pasien di Puskesmas Kulawi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yaitu penelitian yang dimaksudkan untuk mengangkat fakta, keadaan dan variable yang terjadi selama penelitian berlangsung dan menyajikan apa adanya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penderita penyakit diare berdasarkan jenis kelamin denganjumlah persentase laki-laki sebnayak 46% dan perempuan sebanyak 54%. Berdasarkan usia 0-4 Tahun 28%, 5-14 tahun 32%, 15-24 tahun 4%, 25-44 tahun 12%, 45-64 16% dan ≥ 65 tahun 8%. Berdasarkan penggunaan obat oralit 73,13%, cotrimoxazole 23,89%, metronidazole 2,98%. Pada terapi penunjang paracetamol 29,93%, neo diastop 19,70%, zinc 18,25%, CTM 2,92%, extrak belladonna 11,68%, BComp 1,46%, domperidone 5,11%,antasida 8,03%. Dari hasil ketepatan dan ketidaktepatan penggunaan obat diperoleh 100% tepat berdasarkan Pedoman Pengobatan Dasar di Puskesmas.
Copyrights © 2020