STIKes Muhammadiyah Pringsewu Lampung merupakan salah satu perguruan tinggi kesehatan di Propinsi Lampung yang cukup berkembang, dengan jumlah sumberdaya yang cukup besar mengharuskan adanya kontrol dan montoring terhadap pengelolaan perguruan tinggi untuk mencapai tingkat efisiensi dan efektifitas antar sumber daya yang ada dengan produktifitas yang dihasilkan. Salah satu tolak ukur kinerja perguruan tinggi adalah diukur dari sudut pandang tenaga kependidikan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan kriteria-kriteria instrumen penilaian kinerja. Dengan menggunakan metode Analytycal Hierarchy Process (AHP) sebagai metode pembobotan kriteria dan metode Objective Matrix (OMAX) sebagai alat pengukuran dengan menggunakan model Trafic Light System, penelitian dilakukan pada periode tahun 2018 terhadap 25 tenaga kependidikan dan 4 orang responden sebagai pakar. Berdasarkan dua kali periode pengukuran yang dilakukan, dari 7 kriteria yang digunakan, sebanyak 5 kriteria mengalami peningkatan kinerja, yakni K-1 : 4,7%; K-2 : 15,4%; K-3 : 1,4%; K-4 : 5,1%; K-6 : 25,2%; sedangkan 2 kriteria lainnya mengamai penuruan kinerja yakni K-5 : 7,1% dan K-7 : 4,9%. Sementara itu, kinerja perguruan tinggi secara umum mengalami peningkatan sebesar 8,6%.
Copyrights © 2020