Indonesia memiliki budaya yang sangat beraneka ragam.Keanekaragaman budaya tersebut sangatlah penting karena budaya merupakanidentitas asli bangsa Indonesia. Wayang merupakan kesenian tradisional yangdapat berkembang dari jaman ke jaman dan mampu menerima penyesuaian daribudaya luar yang masuk ke Indonesia. Namun sekarang banyak orang yang sudahmeninggalkan kesenian tradisonal ini. Masyarakat modern seakan acuh (tidakpeduli) terhadap warisan tersebut. Kalangan generasi muda seperti murid sekolahdasar, lebih mengenal artis-artis luar negeri dibanding tokoh pewayangan. Padahalwayang sendiri telah diajarkan sejak dini di jenjang sekolah dasar. Hal inidisebabkan oleh kurang tersedia media yang mampu menarik minat murid dalammengenal wayang. Oleh karenanya, dibutuhkan media untuk menstimulasi(membangkitkan) minat murid agar tertarik dengan pewayangan Indonesia. Untukmencapai tujuan tersebut, maka metode penelitian yang digunakan adalah metodekuantitatif meliputi kuisioner dan metode kualitatif meliputi wawancara danobservasi langsung. Metode penelitian ini digunakan agar memperoleh keterangandan data yang digunakan untuk tujuan penelitian. Berdasarkan hasil penelitiantersebut dapat disimpulkan bahwa salah satu media yang bisa digunakan untukpengenalan wayang adalah mainan edukatif. Dengan menggunakan permainan,murid tidak merasa sedang belajar sehingga proses belajar mengajar akan terasamenyenangkan. Konsep permainan yang digunakan adalah cultural toys dimanadalam permainan terdapat budaya wayang, sosial play untuk mengajarkan anakbersosialisasi dan ekplorasi strategi agar anak tertarik untuk memainkanpermainan ini. Dengan produk ini diharapkan anak dapat tertarik mengenal tokohwayang.
Copyrights © 2013