Journal of Health Science and Physiotherapy
Vol 2 No 1 (2020): Journal of Health Science and Physiotherapy

Peran Kurkumin Sebagai Terapi Pada Osteoartritis

Rilianda Abelira (Fakultas Kedokteran Universitas Lampung)



Article Info

Publish Date
11 Jan 2020

Abstract

Osteoartritis (OA) merupakan salah satu penyakit penyakit degeneratif atau geriatri yang disebabkan adanya inflamasi yang melibatkan kartilago, lapisan sendi, ligamen, dan tulang yang akibatnya dapat menyebabkan nyeri dan kekakuan pada sendi. Epidemiologi OA di didunia sekitar 15% dengan usia diatas 65-75 dan diperkirakan pada tahun 2020 penderita osteoarthritis akan meningkat 11,6 juta penderita. Kejadian OA di Indonesia dari tahun 1990 hingga 2010 telah mengalami peningkatan sebanyak 44,2% dan berdasarkan usia di Indonesia cukup tinggi dengan 65% pada usia tua (lansia) atau lebih dari 61 tahun. Pengobatan secara farmakologis untuk OA dengan menggunakan Obat Anti Inflamasi Non-Steroid (OAINS) salah satu contohnya adalah meloksikam. Namun, efek samping penggunaan OAINS dapat menimbulkan beberapa masalah seperti timbulnya ulkus peptikum dan gangguan pencernaan. Hal ini menyebabkan sedang dikembangkannya pengobatan herbal untuk OA yang harapannya dapat menjadi pengobatan utama dalam mengatasi OA dengan menggunakan kurkumin. Kurkumin berperan sebagai antiinflamasi dalam kunyit putih dengan menurunkan aktivitas cyclooxygenase 2(COX-2), lipoxygenase dan menghambat produksi sitokin seperti TNF-α, interleukin (IL). Osteoarthritis (OA) is a degenerative or geriatric disease that is caused by inflammation involving cartilages, joint lining, ligaments, and bones which can cause pain and stiffness in the joints. Epidemiology of OA in the world around 15% with ages above 65-75 and it is estimated in 2020, osteoarthritis will increase by 11.6 million. The incidence of OA in Indonesia from 1990 to 2010 has increased by 44.2% and by age in Indonesia is quite high with 65% in old age (elderly) or more than 61 years. Treatment for OA is using non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs), such as meloxicam. However, side effects of NSAID use can cause several problems such as the emergence of peptic ulcer and digestive disorders. This has led to the development of herbal treatments for OA which hopes to become the main treatment in overcoming OA by using curcumin. Curcumin acts as an anti-inflammatory in white turmeric by reducing the activity of cyclooxygenase 2 (COX-2), lipoxygenase and inhibiting the production of cytokines such as TNF-α, interleukin (IL).

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jhsp

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Journal of Health Science and Physiotherapy: Research Study in Health Science and Physiotherapy publishes the article based on research or equivalent to research results in public health or other disciplines related to public health that has not been loaded/published by other media. The journal ...