Penggunaan energi terbarukan menjadi sebuah keharusan ketika energi berbasis fosil sudah langka. Sampah belum tertangani dengan baik bila hanya mengandalkan daya tampung Tempat Pembuangan Akhir (TPA), maka akan mencemari alam dan lingkungan hidup. Dalam upaya memperoleh supley energi terbarukan, untuk memproduksi paving blok berbahan baku plastik, kami menggunakan energy terbarukan dengan memasang panel surya berkapasitas 4 kWp dan alat untuk mereduksi sampah organic menjadi bio gas. Tujuannya menghasilkan daya listrik kapasitas 4 kWp dengan mengunakan modul surya (PV), dan menghasilkan teknologi tepat guna untuk mengolah sampah organik menjadi bio gas serta dan pupuk organik cair. Metode yang digunakan diawali dengan pengukuran intensitas matahari, kemudian melakukan analisis kebutuhan modul surya (PV) dan inverter serta kapasitas heater yang digunakan sebagai alat pemanas serta membuat alat penghancur sampah organic dan membuat digester serta tabung penampungan gas beserta alat control dan pendukungnya.Hasil yang diperoleh berupa daya listrik kapasitas 4 kWp dari 14 unit modul surya berkapasitas 300 Wp, dipasang secara seri. Menghasilkan tegangan 252 volt, karena masih berbentuk arus searah (dc) maka diperlukan inverter berkapasitas sebesar 4 kWp untuk mensuplay beban heater 2x1250 watt dan motor pengaduk 1250 watt. Tegangan yang keluar dari inverter pada saat beban maksimum sebesar 222 volt dan arus 8 A frekuensi 50 hz. Sementara itu dari mengolah sampah organik dengan perbandingan kadar air dan sampah 1lt : 1 kg. Bubur sampah organic yang disimpan dalam degester selama 8 hari akan menghasilkan gas metan (C5H6). Setiap 150 kg bubur sampah organik akan menghasilkan bio gas sebanyak 50 liter.
Copyrights © 2019