Permasalahan yang ditemukan saat proses pembelajaran anak usia 5-6 tahun pada kelompok B2 di Raudatul Athfal An-Nuur Subang Jawa Barat adalah kurang meningkatnya kemampuan berhitung permulaan pada anak. Hal ini disebabkan karena kegiatan pembelajaran yang dilakukan pada anak selalu menggunakan lembar kerja yang bersifat akademik, dan kurangnya kreativitas guru dalam membuat media pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan berhitung permulaan anak usia 5-6 tahun melalui permainan BakBeLin di Raudatul Athfal An-Nuur Subang Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan subjek 13 orang anak yang berusia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan lembar observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pada pra siklus rata-rata presentase 33%, hal ini di sebabkan karena kurangnya media belajar dan kreativitas guru dalam hal belajar mengajar. Pada siklus pertama dilakukan tindakan kepada anak dengan menggunakan permaianan BakBeLin sehingga presentasenya meningkat menjadi 55%, dan pada siklus kedua hasil presentasenya meningkat menjadi 87%. Dalam penelitian ini kemampuan berhitung permulaan anak usia 5-6 tahun dengan menggunakan permainan BakBeLin dapat berkembang, sehingga presentase yang di harapkan dapat tercapai yaitu 75%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa permaianan BakBeLin dapat meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia 5-6 tahun.
Copyrights © 2019