Penelitian ini akan menganalisis keletihan tubuh petugas laboratorium yang akan di ukur dengan metode rula dan reba untuk menginvestigasi gangguan pada anggota tubuh pekerja. Untuk itu mendorong peneliti untuk melakukan penelitian sistem kerja tersebut yang diberi judul “ Analisis tingkat ergonomi postur kerja karyawan di laboratorium kcp PT. Steelindo Wahana Perkasa dengan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA), Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Ovako Working Posture Analisys (OWAS)”. Adapun tujuan penelitian ini untuk menganalisis postur kerja pada petugas laboratorium kcp PT.Steelindo Wahana Perkasa saat ini dan mengevaluasi postur kerja yang mempengaruhi pencapaian produktifitas dengan Metode RULA, REBA, dan OWAS di laboratorium kcp PT.Steelindo Wahana Perkasa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah 1. Postur kerja para karyawan pada saat bekerja di PT. Steelindo Wahana Perkasa dalam kegiatan pemisahan cangkang kernel adalah Postur kerja duduk pada elemen kegiatan ini, agak merunduk serta dengan posisi kedua tangan sedikit di atas meja, dengan posisi kedua kaki lulus ke bawah meja 2. Berdasarkan analisa dari 3 metode yang digunakan yaitu metode RULA, REBA, dan OWAS maka didapatkan kesimpulan bahwa Berdasarkan hasil analisa menggunakan metode RULA posutr kerja pada karyawan laboratorium kcp PT.Steelindo Wahana Perkasa mendapatkan skor 6 yaitu kategori resiko sedang, sedangkan berdasarkan menggunakan metode REBA maka didapatkan hasil skor 7 yaitu kategori action 2 yaitu berisiko sedang, sedangkan analisis metode owas di dapatkan hasil skor 1 dengan kategori tidak terlalu berisiko/ berisiko sedang.
Copyrights © 2019