Artikel ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perkembangan wayang suket dan strateginya di tengah arus globalisasi melalui upaya modifikasi dan komodifikasi agar dapat dipahami dan dinikmati oleh generasi milenial. Generasi milenial menjadi sasaran paling utama dalam mempertahankan wayang suket di Kota Malang. Penelitian ini dilakukan di Kota Malang dengan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara serta ditambahkan dokumentasi untuk memperkuat data-data yang sudah ada. Hasil dari penelitian ini yaitu wayang suket mengalami perkembangan dari tahun ke tahun hingga menjadi wayang suket sampai saat ini yang bisa dinikmati oleh generasi milenial. Upaya melalui modifikasi alur cerita yang relevan bagi kalangan milenial dan modifikasi wayang suket lewat souvenir dilakukan salah satunya melalui media sosial.
Copyrights © 2020