Pengangkatan anak (adopsi) merupakan hal yang biasa dan sah secara hukum. Namun seringkali masalah timbul pasca pengangkatan terutama ketika anak angkat tersebut mengetahui status adopsi mereka. Biasanya anak angkat susah untuk menerima keadaan status diri mereka sebagai anak angkat.Namun dalam faktanya banyak anak angkat yang sukses dalam menyesuaikan diri dan kehidupan sosial mereka. Penelitian ini ingin melihat bagaimana bentuk penyesuaian diri anak angkatpasca mengetahui status pengangkatannya.Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif dengan analisis deskriptif. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah teknik total sampling dengan jumlah subjek penelitian yang menjadi informan sebanyak empat orang anak angkat yang telah mengetahui status pengangkatannya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model analisis interaktif yang menggunakan tiga komponen utama, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penyesuaian diri dari aspek penyesuaian pribadi. Pada umumnya informan cenderung tidak mempermasalahkan status pengangkatan mereka yang tampak melalui sikap yang terbuka, percaya diri, tidak minder (malu) dengan status mereka sebagai anak angkat. 2) Penyesuaian diri dari aspek penyesuaian sosial, hampir semua informan terlihat mampu bersosialisasi dengan baik, menjadi bagian dari anggota kelompok, menghargai dan menghormati orang lain, suka bergaul, memiliki jiwa sosial yang tinggi, ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial, sopan dan aktif dalam berbagai kegiatan yang diadakan di lingkungan sosial.
Copyrights © 2020