Dewasa ini, kebutuhan energi dunia semakin meningkat sementara persediaan energi dari bahanbakar fosil yang selama ini diandalkan jumlahnya terbatas. Oleh karena itu, diperlukan sumber energi alternatifyang mampu mengatasi krisis energi tersebut. Salah satu sumber energi alternatif yang sedang dikembangkanadalah bioetanol. Bioetanol dapat diproduksi dengan cara fermentasi glukosa menggunakan ragi Saccharomycescerevisiae. Produksi etanol dalam penelitian ini menggunakan bahan dasar sabut kelapa yang memiliki kadarselulosa 43,44%. Sebelum proses fermentasi, terlebih dahulu dilakukan beberapa proses pendahuluan antara lainpemurnian selulosa dan hidrolisis selulosa hingga didapat larutan yang mengandung gula (glukosa). Larutanhasil hidrolisis yang mengandung glukosa kemudian difermentasi selama selang waktu tertentu menggunakanragi Saccharomyces cerevisiae dengan penambahan nutrisi berupa (NH4)2HPO4.
Copyrights © 2013