Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas
Vol 5, No 2 (2020): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN

PENGEMBANGAN USAHA KERBAU RAWA DENGAN MODEL DESA SENTRA PEMBIBITAN (VILLAGE BREEDING CENTRE) DI KALIMANTAN SELATAN

Ahmad Suhaimi (Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Amuntai)
Azwar Saihani (Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Amuntai)
Rum Van Royensyah (Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Amuntai)
Mahdiannor Mahdiannor (Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Amuntai)



Article Info

Publish Date
11 Apr 2020

Abstract

Desa Sapala didominasi oleh agroekosistem lahan rawa lebak yang sangat potensial untuk peternakan kerbau rawa, merupakan usaha utama masyarakat sehingga sangat berperan menggerakkan perkekonomian desa. Tujuan pelaksanaan kegiatan Program Pengembangan Desa Mitra ini adalah mengembangkan kelembagaan pembibitan ternak pada peternakan rakyat, tercapainya perbaikan mutu genetik bibit memenuhi standar nasional, harga bibit yang bersaing, pengembangan ternak unggulan daerah, dan sebagai zona penyangga (buffer zone). Metoda yang digunakan adalah Partisipatory Rural Appraisal (PRA) bertujuan untuk mempelajari desa secara patisipatif, dan pelaksanaan Village Breeding Centre (VBC) bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok ternak kerbau rawa. Hasil luaran utama yang dicapai pelaksanaan program ini adalah : sentra produksi bibit kerbau rawa meliputi (berkembangnya kelembagaan pembibitan ternak pada peternakan rakyat, tercapainya perbaikan mutu genetik bibit memenuhi standar nasional, harga bibit yang bersaing, pengembangan ternak unggulan daerah). Hasil lain adalah sebagai zona penyangga (buffer zone).

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

AIJP

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Health Professions Social Sciences

Description

Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary diterbitkan oleh UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal UNISKA bersama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari setiap 2 tahun sekali, ...