Terjadinya anemia disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya produksi sel darah merah yang abnormal dan pemecahan sel darah merah yang berlebihan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kejadian anemia pada remaja putrid di SMAN 2 Tamalatea dan MA DDI Babusalam Kassi Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto. Jenis penelitian ini adalah cross sectional yang dilaksanakan pda bulan Januari sampai Maret 2018 di Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto.Teknik pengambilan sampel adalah total sampling sebanyak 200 siswi. Data yang dikumpulkan meliputi pendidikan orang tua, pendapatan keluarga, dan jumlah anggota keluara. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 200 siswi, terdapat 74 siswi (37%) mengalami anemia. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pendapatan keluarga (p=0,000), jumlah anggota keluarga (p=0,006), sedangkan tidak ada hubungan yang bermakna antara pendidikan orang tua (ayah p=0,201; ibu p=0,239) dengan kejadian anemia pada remaja putrid.Berdasarkan hasil regresi logistik diketahui faktor yang paling berpengaruh adalah pendapatan keluarga (6,488) dan jumlah anggota keluarga (2,158).
Copyrights © 2019