Latar Belakang: Hasil sensus penduduk menunjukkan bahwa akibat putus sekolah mendorong orang untuk menikah muda. Semakin muda menikah, semakin besar peluang memiliki banyak anak. Hal ini akan diperparah oleh kondisi tanpa pelayanan KB. Dampaknya, resiko kematian ibu, bayi, dan anak juga akan meningkat. Tujuan penelitian ini: diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan Pemilihan Kontrasepsi Suntik di BPM Malia Palembang Tahun 2017. Metode penelitian: Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan pedekatan “cross sectional”. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Total Samplingyaitu pengambilan semua anggota populasi untuk dijadikan sampel penelitian yaitu sebanyak 219 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Penelitian ini dilakukan pada bulan 17 Oktober– 26 Desember 2017. Hasil penelitian: Berdasarkan uji chi square menunjukkan ada hubungan antara umur dengan pemilihan kontrasepsi suntik pvalue (0,019), ada hubungan antara paritas dengan pemilihan kontrasepsi suntik pvalue (0,000) dan ada hubungan antara pendidikan p value (0,007) dengan pemilihan kontrasepsi suntik.Kata Kunci: Kontrasepsi Suntik, Faktor Predisposisi
Copyrights © 2018