Penambahan limbah pengolahan kelapa sawit berupa serat tandan kosong kelapa sawit dan abu kerak boiler cangkang sawit pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai kuat tekan beton benda uji yang diberi serat dan bahan tambah dengan beton tanpa penambahan serat (0%). Benda uji yang digunakan adalah silinder beton dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Persentase serat yang digunakan yaitu 4%, 5%, 6%,7% dan 8%. Kuat tekan rata-rata silinder beton tanpa penambahan serat tandan kosong kelapa sawit sebagai beton pembanding (0%) umur 28 hari adalah 31,85 MPa. Pada penambahan serat 4%, 5%, 6%, 7%, dan 8%, nilai kuat tekan rata– rata adalah 25,89 MPa, 26,23 MPa, 28,78 MPa, 30,384 MPa, dan 30,57 MPa. Kuat tekan optimum beton serat diperoleh pada persentase 8% yaitu sebesar 30,57 MPa. Secara keseluruhan dapat dilihat bahwa kuat tekan beton mengalami peningkatan dari mutu beton rencana f`c 25 MPa dan masih tergolong dalam jenis beton struktural.
Copyrights © 2020