Penelitian ini difokuskan pada upaya untuk mengevaluasi faktor-faktor apa saja yang menyebabkan penyusunan organisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kotabaru tidak sepenuhnya sesuai dengan prinsip-prinsip organisasi berdasarkan sejumlah teori organisasi yang ada. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriftif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi terhadap sejumlah informan dan data. Informan yang dipilih berdasarkan tujuan dan secara snowball sampling ketika ditemukan ada informasi lain yang dapat memberikan informasi secara valid. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa penyusunan SOTK Pemerintah Kabupaten yang dilaksanakan pada proses reorganisasi atau evaluasi kelembagaan tahun 2011 tidak sepenuhnya berdasarkan prinsip-prinsip organisasi, terutama pada prinsip pembagian kerja atau spesialisasi, prinsip kesatuan komando/perintah dan prinsip rentang kontrol. Penerapan prinsipâprinsip pewadahan fungsi masih tidak sesuai, misalnya fungsi staf diwadahi dalam fungsi lini dan sebaliknya, demikian juga dengan perumpunan yang tidak sesuai dengan ketentuan. Berdasarkan ketentuan, Pemerintah Kabupaten Kotabaru memenuhi kriteria dengan pola maksimal dalam besaran organisasinya, hal ini nampaknya dimanfaatkan untuk menyusun organisasi Perangkat Daerah semaksimal mungkin, belum berdasarkan kebutuhan, kemampuan, potensi dan beban kerja. Di samping itu faktor kualitas sumber daya manusia anggota Tim Evaluasi Kelembagaan masih belum sesuai dengan yang dibutuhkan untuk menyusun sebuah SOTK yang sesuai prinsip-prinsip organisasi, serta masih terdapat intervensi politik dalam proses penyusunan terutama dari pihak legislatif, Kepala Daerah maupun pihak eksekutif sendiri yang menginginkan jabatan tertentu.  Kata Kunci: Evaluasi, Struktur Organisasi, Tata Kerja
Copyrights © 2013