Performa olahraga dibutuhkan atlet saat berkompetisi. Minuman olahraga digunakan untuk peningkatan performa. Jamur tiram merupakan salah satu bahan makanan yang berpotensi menjadi bahan baku minuman olahraga. Syarat minuman olahraga adalah dapat diterima secara organoleptik, aman, kandungan natrium minimal 230 mg/L atau 10 mmol/L, kalium maksimal 200 mg/L, nilai osmolalitas maksimal 340 mOsml/kg. Penelitian untuk mengetahui kesukaan panelis pada formula minuman olahraga berbasis jamur tiram putih. Penelitian ini merupakan observational laboratory yang meliputi pembuatan tepung jamur dan uji organoleptik. Terdapat 2 formula minuman yaitu formula A dan formula B. Formula terdiri dari tepung jamur, gula, dan NaCl dengan variasi berat tepung jamur yang berbeda. Gula dan NaCl dibuat sama dengan pertimbangan memenuhi 6-8% karbohidrat pada setiap formula. Uji organoleptik menggunakan hedonic scale test dengan empat skala penilaian pada 30 panelis semi terlatih dengan menilai aspek warna, aroma, rasa, tekstur, dan secara keseluruhan. Analisis data dengan uji Mann Whitney. Formula A memiliki skor tertinggi dari warna, aroma, rasa, tekstur dan secara keseluruhan.Terdapat perbedaan yang signifikan pada formula A dan B dari segi warna dan secara keseluruhan (p<0,05). Aroma, rasa dan tekstur tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kedua formulasi (p>0,05). Formula A merupakan formula terbaik dan dapat diterima secara organoleptik.
Copyrights © 2019