Perilaku konsumsi rokok telah menjadi beban dunia saat ini. Menurut WHO kematian 6 juta orang tiap tahunnya disebabkan oleh kebiasaan merokok, termasuk di dalamnya yaitu perokok pasif berjumlah 600.000 meninggal akibat terpapar asap rokok. Jika hal ini terus berlanjut, maka diprediksikan pada tahun 2030 akan terjadi kematian 8 juta orang tiap tahunnya, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak program goes to school camba’ rokok terhadap peningkatan motivasi penolakan rokok pada siswa di Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan Solomon four group design yang menggunakan 4 kelompok. Responden berjumlah 131 orang siswa yang dipilih secara acak pada tingkat SMP dan SMA di Kota Palopo yakni menggunakan teknik simple random sampling dan cluster random sampling. Analisis data menggunakan aplikasi STATA dan uji statistik yang digunakan adalah Wilcoxon, Mann-Whitney dan Kruskal-Wallis dengan tingkat kemaknaan P value < 0,05. Rerata nilai posttest pada kelompok eksperimen A adalah 33,94, pada kelompok kontrol B adalah 29,26, pada kelompok eksperimen C adalah 33,29 dan pada kelompok kontrol D adalah 31,75. Dari hasil analisis nilai posttest motivasi pada semua level dengan menggunakan uji statistik Kruskal-Wallis, diperoleh ada perbedaan pengaruh pemberian program yang bermakna pada keempat kelompok dengan nilai p adalah 0,0013 kurang dari 0,05.Terdapat peningkatan nilai motovasi siswa melalui intervensi program goes to school camba’ rokok untuk penolakan rokok berbasis sekolah di Kota Palopo
Copyrights © 2019