Media sosial memiliki peranan besar dalam merubah gaya hidup dan hubungan sosial para penggunanya. Dalam bidang pemasaran, media sosial dimanfaatkan para pemasar bukan hanya untuk berpromosi, namun juga untuk membina hubungan dan menciptakan citra positif melalui kegiatan komunikasi dua arah secara timbal balik, yang akhirnya akan berimbas pada kepercayaan dan peningkatan hasil penjualan produk. Kemudahan, kecepatan, serta daya jangkau media sosial yang sangat luas membuat program pemasaran menjadi efektif dan efisien, kegiatan promosi dapat berlangsung secara cepat dengan biaya yang rendah. Viral marketing yang tercipta memungkinkan isi pesan promosi menyebar secara cepat dan menjangkau banyak pengguna media sosial di berbagai wilayah. Namun, viral marketing juga memiliki berbagai kelemahan yang harus diantisipasi agar tidak menghambat atau menghancurkan program pemasaran yang dilaksanakan. Minat beli konsumen yang didasarkan pada konsep AISAS (Awareness – Interest - Search – Action - Share) harus dipahami oleh setiap pemasar dalam membuat dan menerapkan strategi pemasaran. Dalam penelitian kualitatif ini diuraikan berbagai faktor yang dapat mendukung maupun menghambat kesuksesan viral marketing, serta berbagai fasilitas di media sosial yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pemasaran. Small and Medium Enterprises (SMEs) dan Sony BMG Music merupakan contoh para pelaku usaha yang merasakan langsung dampak terjadinya viral marketing, baikdampak positif maupun negatif.
Copyrights © 2019