Guru dan siswa berada dalam suatu relasi kejiwaan, keduanya berada dalam proses interaksi edukatif dengan tugas dan peranan yang berbeda. Siswa-siswa dibimbing agar memiliki kemampuan kreativitas. Mampu berpikir kritis, dan mampu memecahkan masalah. Berangkat dari latar belakang itulah penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh interaksi guru siswa terhadap pengembangan kreativitas siswa SD Negeri 2 Pakis Banyuwangi. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan ragam korelasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner/angket, wawancara/interview dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya menggunakan analisis korelasi product moment dan analisis regresi linier ganda. Hasil dari penelitian disampaikan bahwa menurut perhitungan korelasi product moment terdapat korelasi antara kedua variabel yaitu varaibel X1 (interaksi guru siswa) dan jenis kelamin variabel Y (kreativitas siswa) menunjukkan bahwa interaksi mempunyai nilai koefesien korelasi product moment sebesar 0,850 (85%) terhadap kreativitas siswa, angka tersebut menunjukkan bahwa model ini mempunyai nilai koefisien korelasi tinggi. Sedangkan dari hasil analisis regresi linier interaksi guru-siswa dan jenis kelamin berpengaruh signifikan terhadap pengembangan kreativitas siswa sebesar 0.724 (72.4%) angka tersebut menunjukkan bahwa model ini baik pengaruhnya dan ini dilihat dari signifikannya, sedangkan sisanya yaitu 0.276 (27.6%) dijelaskan oleh varaibel lain di luar penelitian ini. Pengembangan kreativitas siswa akan konstan sebesar 47.385 jika tidak dipengaruhi oleh variabel interaksi dan jenis kelamin. Sedangkan interaksi mempengaruhi kreativitas siswa sebesar 49.9%. Jenis kelamin mempengaruhi pengembangan kreativitas siswa sebesar 22.6%.
Copyrights © 2017