Keberhasilan pembelajaran dalam arti tercapainya standar kompetensi, sangat bergantung pada kemampuan guru mengolah pembelajaran yang dapat menciptakan situasi yang memungkinkan sehingga merupakan titik awal berhasilnya pembelajaran. Pemilihan metode pembelajaran yang tepat akan mempermudah guru dalam melaksanakan pembelajaran. Salah satu pendekatan atau metode pembelajaran yang mengakomodasi keaktifan siswa yaitu melalui metode Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Base Learning) dan metode Student Facilitator and Explaining (SFAE). Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode purposive area. Adapun metode yang digunakan dalam menentukan responden dalam penelitian ini menggunakan metode Populasi riset. Sedangkan dalam Metode Pengumpulan Data diraih dengan metode observasi, interview (wawancara), angket dan dokumenter. Adapun analisa statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisa Data Regresi ganda dua prediktorBerdasarkan Hasil analisa data dan pengujian hipotesis Minor I dan Minor II dikatakan terdapat Pengaruh metode pembelajaran PBL Terhadap Aktifitas Belajar Siswa di Sekolah. Sedangkan hasil analisa data dan pengujian hipotesis mayor dapat dikatakan terdapat pengaruh metode pembelajaran PBL dan metode pembelajaran SFAE terhadap aktifitas belajar siswa di sekolah. Sehingga kesimpulan yang dapat ditarik dalam penelitian ini yaitu ada pengaruh antara metode pembelajaran PKn Problem Base Learning (PBL) dan Metode Student Facilitator And Explaining (SFAE) terhadap aktifitas belajar siswa di Sekolah Kelas VII C dan VII D SMP Negeri 1 Kalipuro Tahun Pelajaran 2015/2016.
Copyrights © 2017