Tulisan ini bertujuan untuk menguji: (1) Pencapaian Standar Kompetensi Lulusan di SMP St. Aloysius Sleman Yogyakarta. (2) Penyimpangan yang terjadi dalam Standar Kompetensi Lulusan di SMP St. Aloysius Sleman Yogyakarta. (3) Penyimpangan tiap butir pada Standar Kompetensi Lulusan di SMP St. Aloysius Sleman Yogyakarta. (4) Penyebab terjadinya penyimpangan dalam Standar Kompetensi Lulusan di SMP St. Aloysius Sleman Yogyakarta. (5) Tindakan yang dilakukan untuk memperbaiki penyimpangan-penyimpangan di SMP St. Aloysius Sleman Yogyakarta. (5) Saran-saran perbaikan terhadap penyimpangan yang terjadi di SMP St. Aloysius Sleman Yogyarkarta. Jenis Penelitian yang dilakukan adalah penelitian Deskritif Kualitatif. Tehnik analisa data yang dipergunakan dalam penelitian ini data kuantitatif dengan menggunakan penyebaran Quisioner dan wawancara secara langsung kepada responden. Analisis Data yang digunakan adalah analisa data deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rumusan yang sesuai ketentuan Badan Akreditasi Nasional Tahun 2017. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pencapaian penerapan standar Kompetensi Lulusan dengan bobot komponen sebesar 15.07; berarti melebihi bobot komponen Standar Kompetensi Lulusan yang telah ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional tahun 2017 sebesar 14, sehingga tidak ada penyimpangan yang terjadi dalam peningkatan Standar Mutu Kompetensi Lulusan di SMP St. Aloisius Sleman Yogyakarta.
Copyrights © 2019