Diabetes melitus adalah penyakit gangguan metabolisme karbohidrat ditandai dengan (hiperglikemia) dan (glikosuria). Diabetes Melitus dapat menyebabkan resiko gangguan kognitif melalui gangguan pada pembuluh darah. Data RSUD Dr. Soedarso di tahun 2016 terdapat 73 penderita diabetes melitus pada rentang umur 30-40 tahun yang berobat di poli penyakit dalam, di tahun 2017 terdapat 90 pasien, dan di tahun 2018 terdapat 94 pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang berhubungan dengan gangguan fungsi kognitif pada penderita diabetes melitus tipe 2 di poli penyakit dalam RSUD Dr. Soedarso Pontianak. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 53 orang yang diambil dengan tehnik total sampling. Uji statisktik yang digunakan uji chi-square tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan (p value=0.000), status pekerjaan (p value=0.023), status gula darah (p value=0.000), lama menderita DM (p value=0.001) dengan kejadian gangguan fungsi kognitif. Disarankan bagi pasien untuk melakukan aktivitas yang dapat menstimulus otak, lebih sering melakukan aktivitas fisik, melakukan sosialisasi, melakukan pemeriksaan kadar gula darah secara rutin, makan makanan sehat yang rendah gula serta melakukan pola hidup sehat.
Copyrights © 2019