Limbah serabut dan air kelapa di dusun Mojosari, Desa Jetis, Kecamatan Saptosari belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, limbah serabut dan air kelapa merupakan bagian paling banyak yang terdapat pada buah kelapa. Namun, hingga kini pemanfaatannya masih sangat kurang. Metode pelaksanaan kegiatan, pertama melakukkan observasi untuk mengetahui potensi dan permasalahan yang dihadapi. Kedua melakukan penyuluhan dan pelatihan bagaimana cara memanfaatkan serabut dan air kelapa menjadi menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi yang lebih tinggi. Hasil dari produk berupa sapu dari serabut kelapa dan minuman sehat dari air kelapa. Kegiatan pelatihan ini memberikan pengetahuan dan motivasi, dimana setelah kegiatan ini respon peserta antusias untuk mengembangkannya menjadi produksi masal dalam industri rumah tangga sehingga dapat menyerap tenaga kerja sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam di lingkungan desa Mojosari.
Copyrights © 2019