Untuk mengetahui karakteristik mutu gula semut produksi petani dan koperasi di Desa Hariang dan perubahan mutu gula selama penyimpanan telah dilakukan penelitian pada bulan Juli sampai Desember 2005. Gula semut yang digunakan merupakan hasil olahan petani dan koperasi di desa Hariang Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Pengujian mutu gula semut berupa kadar air dan kadar abu dilakukan pada 0 bulan, 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan dan 4 bulan. Analisis kadar sakarosa dan cemaran logam hanya dilakukan pada awal penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, proses pengolahan lanjutan yang dilakukan oleh koperasi cenderung menurunkan kadar air gula semut dari 6,24-6,26% menjadi 2,802,83%. Selama penyimpanan terjadi peningkatan kadar air gula semut hasil olahan petani dan koperasi. Kadar sakarosa dan cemaran logam gula semut hasil olahan petani dan koperasi sesuai dengan Standar National Indonesia.
Copyrights © 2008