ABSTRAKAlih teknologi merupakan tolok ukur keberhasilan suatu lembaga penelitian. Karena alih teknologi mencerminkan manfaat keberadaan suatu lembaga penelitian dan sekaligus dapat memperoleh umpan balik dari pengguna untuk perbaikan teknologi. Teknologi tembakau virginia Bojonegoro mulai dari teknologi benih sampai dengan pasca panen telah tersedia. Penerapan teknologi anjuran pada program Intensifikasi Tembakau Virginia (ITV) mampu meningkatkan produksi 2.529 kg/ha dan pendapatan Rp 260.297/ha. Demikian juga penelitian penerapan di lahan petani dapat meningkatkan produksi sebesar 932 kg diikuti kenaikan pendapatan sebesar Rp 205.588/ha. Namun demikian alih teknologi masih lamban, karena teknologi tersebut tidak mampu mengurangi resiko kegagalan yang disebabkan kelebihan air maupun kekeringan. Sebagian besar areal tembakau virginia adalah sawah tadah hujan. Peluang kegagalan karena kekurangan dan kelebihan air masing-masing 37% dan 42%. Pengembalian jerami padi sebagai mulsa tanaman tembakau memberi harapan untuk mengurangi resiko kegagalan.Kata kunci : Tembakau, Nicotiana tabacum, usahatani, tembakau virginia, alih teknologi, JawaTimur. ABSTRACTIdentification of Factors Affecting Slow Technology Transfer of Virginia Tobacco Farming in Bojonegoro DistrictTransfer of technology represents an indicator of the success of a research institute. Because it can express the benefit of the research institute and at the same time it can give feed back from the consumers to the research institute to improve the technology. The technology of virginia tobacco of Bojonegoro from seeds to post harvest are available. Application of recommended technology at Intensification of Virginia Tobacco program could increase the tobacco product and earnings per ha each of 2.529 kg and Rp 260.297/ha. And so do the application of research technology on farmer farm could increase the tobacco product equal to 932 kg/ha followed by the increase of earnings equal to Rp 205.588/ha. However, the transfer of technology was still low, because it could not reduce the failure due to dryness and excessive water. Returning dried rice stalks as the mulch for tobacco plantation was promising to lessen the risk.Key words : Tobacco, Nicotiana tabacum, technology transfer, farming, virginia tobacco, East Java.
Copyrights © 2006