Sumberdaya ikan sidat di Cimandiri memiliki interaksi kuat dengan perairan Samudra Hindia. Penangkapan dilakukan terus-menerus, baik larva maupun dewasa dikhawatirkan berisiko terhadap keberlanjutan stok. Praktik pemanfaatan dan pengelolaan yang dilakukan tidak sepenuhnya memperhatikan kaidah keberlanjutan ilmiah yang memadai. Untuk itu, penelitian ini dilakukan dengan mengkaji mengenai sustainability dan productivity sebagai basis data kerentanan dilakukan selama Juli–Oktober 2013 pada 5 titik pengamatan sepanjang sungai Cimandiri. Analisis indek komposit dengan pendekatan jarak dengan indek Jaccard. Hasil kajian keretanan ikan sidat berkisar antara 1,31–1,66. Nilai tersebut menunujukkan bahwa potensi keberlanjutan tinggi dan kerentanan rendah dengan menggunakan klasifikasi NOAA (2009). Stok dengan indek di bawah 1,8 tergolong kurang rentan dan potensi keberlanjutan masih baik.
Copyrights © 2017