Ikan kembung merupakan salah satu hasil tangkapan perikanan Selat Sunda yang memiliki nilai ekonomis penting. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis beberapa parameter populasi dan status stok Kembung (Rastrelliger kanagurta) di Selat Sunda berdasarkan aspek dinamika populasi. Analisis data yaitu atas ukuran pertama kali matang gonad dan tertangkap, mortalitas, laju eksploitasi, model produksi surplus serta fishing ground. Ukuran pertama kali matang gonad ikan kembung adalah 197,2 mm pada jantan dan 177,69 mm pada betina. Mortalitas penangkapan jauh lebih besar dari ortalitas alami dan laju eksploitasi melebihi 0,5 yang mengindikasikan ikan kembung di Selat Sunda telah mengalami eksploitasi berlebih. Hasil tangkapan maksimum lestari dan upaya optimum adalah 16359,8 ton per tahun dan upaya 129219 trip per tahun. Dalam kaitanya dengan suhu terlihat pola terjadinya penurunan tangkapan pada saat suhu diatas 30ÂșC. Indikator populasi menunjukkan bahwa ikan kembung di Selat Sunda telah mengalami eksploitasi berlebih. Hal penting yang perlu diperhatikan dalam kaitanya dengan suhu yaitu dinamika tangkapan dengan pola peningkatan suhu yang terus terjadi.
Copyrights © 2019