Humaniora
Vol 15, No 2 (2003)

Sistem Ketakrifan Dalam Bahasa Prancis

. Sajarwa (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Aug 2012

Abstract

Nomina (dalam bahasa Prancis nom) dapat dianalisis dari berbagai segi, yaitu dari morfologis, sintaktis, semantis, dan pragmatis. Analisis morfologis, sintaktis, dan semantis telah banyak dilakukan oleh para ahli bahasa Prancis. Adapun analisis nomina secara pragmatis, sejauh pengamatan penulis, belum banyak dilakukan. Analisis nomina secara pragmatis dikaitkan dengan bahasa sebagai alat komunikasi. Jika analisis semantis terhadap nomina lebih menitikberatkan pada acuan atau isi nomina, analisis pragmatis menitikberatkan pada bagaimana isi itu disampaikan penutur kepada mitra wicara. Adanya isi atau kandungan pada nomina tersebut mengisyaratkan bahwa penutur memiliki maksud tertentu (speaker's assessment) terhadap nomina yang disampaikan. Yang dimaksud dengan "maksud tertentu" itu secara khusus adalah pengidentifikasian nomina jika dihubungkan dengan konteks tertentu (Chafe, 1976: 27). Lebih lanjut Chafe menguraikan bahwa analisis pragmatis terhadap nomina menghasilkan informasi lama-baru, fokus-kontras, topik kalimat, sudut pandang, takrif dan taktakrif (Chafe, 1976: 28). Tulisan ini akan difokuskan pada takrif dan taktakrif atau sistem ketakrifan dalam bahasa Prancis.

Copyrights © 2003






Journal Info

Abbrev

jurnal-humaniora

Publisher

Subject

Humanities

Description

Humaniora focuses on the publication of articles that transcend disciplines and appeal to a diverse readership, advancing the study of Indonesian humanities, and specifically Indonesian or Indonesia-related culture. These are articles that strengthen critical approaches, increase the quality of ...