Tulisan ini melihat model konstruksi hubungan antara konsep nasionalisme dan implementasi program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia dan memahami konsep simbolik tubuh perempuan dalam hubungannya dengan pengkonstruksian nasionalisme tersebut . Tiga rezim yang berbeda, yakni Orde Lama, Orde Baru, dan Orde Reformasi memiliki konsep yang berbeda dalam usaha mereka menciptakan imagined community. Tubuh perempuan, sebagai entitas yang menjalani KB, menempati peran sentral dalam hal ini .
Copyrights © 2004