Humaniora
No 4 (1997)

Reba, Tahun Baru Adat Orang Bajawa

Hans J. Daeng (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 May 2013

Abstract

Perayaan tahun baru tradisional pada sub-kelompok etnlk Bajawa disebut reba. Perayaan reba tentu bukan ada dengan sendirinya, me1ainkan terikat pada berbagai latar belakang peristiwa pendukung adanya perayaan reba.Reba berpangkal mula dari satu keluarga petani yang hidup dari bertanamubi, Discorea Alata. Pada suatu hari ketika menggali ubi, Discorea Alata, atau uwi ditemukan ubi ajaib. Uwi itu demikian panjangnya, sehingga harus digali sangat dalam sebelum menemukan ujung ubi. Diperkirakan telah terjadi suatu hal yang ajaib, pemberian leluhur dan dewa. Karena keanehannya, setiba di kampung ubi diarak berkeliling penuh kegembiraansebagai rasa syukur dan terima kasih.

Copyrights © 1997






Journal Info

Abbrev

jurnal-humaniora

Publisher

Subject

Humanities

Description

Humaniora focuses on the publication of articles that transcend disciplines and appeal to a diverse readership, advancing the study of Indonesian humanities, and specifically Indonesian or Indonesia-related culture. These are articles that strengthen critical approaches, increase the quality of ...