Humaniora
No 1 (1994)

SEKTOR INFORMAL SEBAGAI ALTERNATIF PELUANG KERJA BAGI WANITA DI PEDESAAN

Gandarsih Mulyowati Retno Santoso (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Jun 2013

Abstract

Salah satu tujuaan khusus Peningkatan Peranan Wanita Dalam Pembangunan Bangsa (P2W) yaitu wanita sebagai ibu rumah tangga atau kepala rumah tangga bersama-sama dengan suaminya sebagai kepala keluarga bertanggung jawab atas terpenuhinya segala keperluan rumah tangga dan keluarga, baik berupa jasa maupun barang, serta kebutuhan mental spiritual. Keterlibatan wanita dan pria dalam pekerjaan mempunyai motif dan tujuan yang berbeda. Bagi pria  bekerja merupakan kewajiban yang harus dijalani karena tanggungjawabnya sebagai pencari nafkah. Bagi wanita tidak mampu (miskin), bekerja berartimencari nafkah atau memberi sumbangan kepada rumah tangga yang belum mencapai tingkat hidup yang layak, sedangkan bagi wanita yang mampu (kaya) bekerja berarti memberikan tambahan modal bagi rumah tangganya (BPS, 1989:29-30). Menurut Stoler (1982:114) dalam keadaan di mana warga-warga masyarakat desa yang miskin banyak memiliki kemungkinan yang terbatas untuk memperoleh sumber-sumber strategis utama berupa tanah dan modal, maka kesempaten-kesempatan kerja bagi wanita merupakan sumber yang penting bagi rumah tangga-rumah tangga yang tidak memiliki tanah. Kegiatan itu menyebabkan wanita memperoleh kebebasan ekonomi tetapi tidak memberi kekuasaan sosial.

Copyrights © 1994






Journal Info

Abbrev

jurnal-humaniora

Publisher

Subject

Humanities

Description

Humaniora focuses on the publication of articles that transcend disciplines and appeal to a diverse readership, advancing the study of Indonesian humanities, and specifically Indonesian or Indonesia-related culture. These are articles that strengthen critical approaches, increase the quality of ...