Humaniora
No 3 (1991)

Bangsawan Jawa dalam Struktur Birokrasi di Majapahit

Akhmad Nugroho (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Jun 2013

Abstract

Sastra Indonesia moderen padat dengan peagemis,gelandangan, kere, orang buangan, yang tak bertanah, dan makhluk Tuhan yang papa. Dalam kumpulan Hitam atas Putih yang berisi sandiwara, cerpen, danĀ  puisi karya Muhammad Ali, H.B. Jassin (1967: 43 - 45) menugusulkan judulLapar karena sebagian besar isinya mengenai lapar dan penndertaan, orang-orang itu tinggal di kolong jembatan, membegal karena lapar, jual anak karena lapar, jual diri karena lapar, bunuh diri karena lapar, bunuh orang lain karena lapar, dan jadi gila karena lapar. Puisi atau karya sastra pada umumnya yang mengandung tema yang dekat dengan manusia pada umumnya misalnya cinta kasih, dengki, cemburu, ajal, Tuhan, penderitaan, dan sebagainya, banyak yang cukup bernilai dan cepat menarik perhatian (Hutagalung, 1975: 39).Dalam khazanah sastra Jawa moderen, gambaran tentang orang-orang yang tersingkir seperti itu tidak jauh berbeda dengan sastra Indonesia moderen. Sastra Jawa bahkan tampak lebih menyolok mengemukakan masalah pedesaan dengan segala keterbelakangan dan kemiskinannya. Bagian berikut dalam tulisan ini akan mengemukakan contoh-contoh karya sastra Jawa, khusus puisi, yang bernada simpati kepada orang-orang yang mengasihankan itu

Copyrights © 1991






Journal Info

Abbrev

jurnal-humaniora

Publisher

Subject

Humanities

Description

Humaniora focuses on the publication of articles that transcend disciplines and appeal to a diverse readership, advancing the study of Indonesian humanities, and specifically Indonesian or Indonesia-related culture. These are articles that strengthen critical approaches, increase the quality of ...