Humaniora
No 3 (1991)

KLAUSA TERIKAT DAN KLAUSA RELATIF

Sukamti Suratidjo (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Jun 2013

Abstract

Nichols (1985 : 17) menjelaskan bahwa masalah klausa merupakan pendapat yang berasal dari Eropa dari bahasa eksotik, yang masih merupakan keanekaragaman pendapat mengenai kehadirannya dalam tata bahasa. Sehubungan dengan pendapat Nichols tersebut maka perlu kiranya dibahas mengenai klausa terikat dan klausa relatif dalam bahasa Indonesia. Mengapa topik mengenai klausa terikat yang menjadi fokus perhatian? Uraian berikut merupakan jawabannya. Berdasar pada pendapat Kridalaksana (I985:156) mengenai pembagian klausa berdasarkan potensinya untuk menjadi kalimat, klausa terbagi atas klausa bebas dan klausa terikat. Klausa bebas adalah klausa yang memiliki potensi untuk menjadi kalimat, sedang klausa terikat adalah klausa yang: tidak memiliki potensi untuk menjadi kalimat dan hanya berpotensi untuk menjadi kalimat minor. Satu hal yang menarik adalah pengertian terikat pada klausa, yaitu terikat pada apa? Kiranya permasalahan ini akan terpecahkan dengan mengindenifikasi klausa terikat dan melihat kehadirannya berdasarkan ciri-cirinya. Selanjutya bagian dari klausa terikat ada yang disebu t klausa relatif, Hal ini terdapat relasi yang kuat dengan klausa terikat.

Copyrights © 1991






Journal Info

Abbrev

jurnal-humaniora

Publisher

Subject

Humanities

Description

Humaniora focuses on the publication of articles that transcend disciplines and appeal to a diverse readership, advancing the study of Indonesian humanities, and specifically Indonesian or Indonesia-related culture. These are articles that strengthen critical approaches, increase the quality of ...