Permasalahan yang terjadi dalam suatu perusahaan dapat diakibatkan oleh masalah teknis dan non teknis. Masalah teknis biasanya berkaitan dengan masalah produksi, dimana kelancaran produksi sangat ditentukan oleh ketersediaan bahan baku yang sesuai jumlahnya pada saat yang diperlukan. PT. Pamindo Tiga T merupakan perusahaan manufaktur dengan strategy product positioning make to order. Perusahaan ini sering mengalami masalah persediaan bahan baku dikarenakan ketidakpastian permintaan produk dari konsumen. Jadi adakalanya perusahaan mengalami kekurangan persediaan, namun di lain waktu mengalami kelebihan persediaan dalam gudang bahan baku. Agar perusahaan dapat melakukan pengaturan tingkat persediaan bahan baku yang paling ekonomis, sehingga dapat menentukan kelancaran produksi, maka dalam penelitian ini diusulkan suatu metode perbaikan perencanaan persediaan yang sesuai dengan keadaan perusahaan, yaitu metode Fixed Reorder Quantity (Metode Q) dengan permintaan probabilistik dan kasus backorder. Total biaya persediaan tahunan dengan menggunakan metode yang diusulkan dalam penelitian ini adalah sebesar Rp 160.369.923,31. Penerapan metode yang diusulkan dalam penelitian ini akan menurunkan kuantitas penyimpanan bahan baku yang dampaknya akan menurunkan biaya penyimpanan per satuan unit produk sekaigus menjadikan keadaan persediaan bahan baku menjadi lebih teratur dan terencana, karena pekerja di bagian pengadaan akan melakukan pemesanan barang dengan jumlah yang optimum.
Copyrights © 2017