Jumlah dan jenis kendaraan yang melintas pada suatu ruas jalan akan memberikan pengaruh dalam level of service (LOS) atau tingkat pelayanan jalan. Dalam MKJI 1997, ekuivalensi mobil penumpang (emp) menjelaskan perbedaan dampak jumlah dari tiap jenis kendaraan terhadap volume lalu lintas. Pada kendaraan berat dimana umumnya memiliki dimensi besar, manuver dan kecepatan yang terbatas, memiliki emp paling besar diantara jenis kendaraan lain seperti mobil penumpang dan motor. Pada suatu ruas jalan yang sama, dengan besar arus kendaraan yang sama dapat memberikan LOS yang berbeda ketika komposisi kendaraan yang melintas berbeda. Pada suatu arus kendaraan yang konstan juga dapat semakin menurunkan LOS ketika terjadi perubahan dimensi atau penyempitan ruas jalan. Dalam suatu jaringan jalan seringkali tidak dapat dihindari adanya penyempitan (bottleneck) pada titik tertentu dan fluktuasi jenis kendaraan yang melintas, dimana keduanya akan mempengaruhi LOS. Pada penelitian ini dilakukan simulasi dampak dari kedua komponen yang dapat mempengaruhi LOS tersebut, yaitu variasi arus lalu lintas khususnya kendaraan berat, dan fenomena penyempitan (bottleneck) melalui model mikro. Model lalu lintas dibangun dari pengamatan lapangan, dan dilakukan simulasi variasi proporsi kendaraan berat HV dari 0%-30% tanpa merubah total arus Q maupun DS. Dari simulasi yang dibangun didapatkan bahwa pada range 0%-15% HV, tiap peningkatan 5% HV terjadi penurunan kecepatan sebesar 4%, namun pada range 15%-30% HV, tidak terdapat perubahan kecepatan dan LOS
Copyrights © 2016