PT. F adalah satu dari banyak perusahaan terkemuka di Indonesia yang menyediakan jasa untuk proyekkonstruksi dan fabrikasi. Kebijakan mutu yang mengedepankan kualitas kontrol tinggi secara terus-menerus ataskarya kami. Namun faktanya, kualitas perusahaan harus terhambat karena penundaan waktu penyelesaian proyektidak sesuai dengan tanggal jatuh tempo pesanan. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan dalam penelitian ini,hal ini disebabkan beberapa peristiwa-peristiwa yang tidak memiliki nilai tambah atau disebut denganpemborosan (aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasipemborosan, analisis faktor pendukung dan rekomendasi perbaikan sebagai upaya perbaikan sistem dalammenciptakan nilai pelanggan. Dengan menggunakan konsep lean manufacturing penelitian ini dimulai darimenggambarkan peta keadaan (BPM) dan pembobotan pemborosan pada saat ini, bobot pemborosan dianalisamenggunakan matriks VALSAT untuk mrngidentifikasi pemborosan di dalam sistem, untuk menganalisapenyebab pemborosan dengan bagan tulang ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat pemborosanterbesar yang sering terjadi adalah gerakan yang tidak perlu (unnecessary motions) dengan rata-rata skor 4,8,perpindahan (transportation), menunggu kegiatan (waiting), dan kecacatan (defect) dengan rata-rata skor 4. Daripembahasan tersebut, perusahaan direkomendasikan untuk memperbaiki sistem informasi dalam-luar (supplier)serta menyempurnakan perbaikan di dalam kegiatan proses produksi (VMI).
Copyrights © 2017