PT. MI merupakan perusahaan di bidang manufaktur yang bergerak di sektor assembly electrical components. Salah satu produk yang paling banyak diproduksi ialah produk horn. Permasalahan yang dihadapi perusahaan , bagaimana meningkatkan dan mempertahankan kualitas produk agar dapat meminimasi produk reject dan menimbulkan kerugian bagi perusahaan terutama dalam skala besar. Penelitian ini menggunakan metode six sigma sebagai pendekatan improvement yang bertujuan untuk mencari dan mengeliminasi penyebab dari kesalahan atau defect yang terjadi. Tahapan yang digunakan yaitu tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve and Control). Pada tahap define diketahui bahwa terdapat 16 jenis CTQ pada produk horn. Kemudian pada tahap measure dketahui diagram pareto yang paling tertinggi yaitu pada jenis cacat short sebesar 28,46 % dengan data atribut menggunakan peta kendali p yang datanya masih ada yang keluar batas kendali. Nilai DPMO didapatkan sebesarĀ 86,03 dan nilai sigma sebesar 5,28. Kemudian dilakukan tahap analisa untuk dilakukan analisis menggunakan diagram fishbone. Setelah diketahui akar permasalahan dilakukan usulan perbaikan menggunakan FMEA guna memperbaiki dan mengurangi defect yang terjadi pada produk horn
Copyrights © 2017