Rancanangan Aplikasi Produksi merupakan suatu proses dalam merencanakan dan mengendalikan sistem manufakturing ketika melakukan operasi jangka pendek maupun jangka menengah dalam proses pembuatan produk-produk dalam industri. Penyusunan penjadwalan dan pengontrolan terhadap produksi yang tidak akurat dapat menimbulkan proses produksi tidak efisien sehingga menghasilkan waste yang tinggi, serta akan menimbulkan idle stock yang dapat mengakibatkan tingginya biaya produksi.Pendekatan sistem terintegrasi Manufacturing Resource Planning (MRP2) merupakan suatu sistem informasi manufakturing formal dan eksplisit yang mengintegrasikan fungsi-fungsi utama dalam industri manufaktur. Rancanangan Aplikasi Produksi dengan Metode MRP2 ini bisa di implementasikan didalam proses produksi mulai dari jadwal produksi induk (MPS), perencanaan kebutuhan material (MRP), rencana kebutuhan kapasitas (CRP), serta dalam pengendalian aktivitas produksi(PCA).Penerapan algoritma optimasi greedy pada perencanaan dan pengendalian produksi akan memberikan solusi yang lebih baik yang dapat menurunkan produk waste. Karena proses alokasi order pada pemilihan spesifikasi bahan baku serta pengaturan line mesin produksi dengan algoritma optimasi greedy dilakukan secara bertahap mulai dari mencari solusi lokal sampai global. Solusi global yang diperoleh dengan cara melewati fungsi seleksi untuk mencari seluruh solusi yang mungkin, fungsi kendala untuk membebaskan hasil fungsi seleksi dari batasan yang ada dan fungsi obyektif untuk menentukan tujuan yang ingin dicapai yaitu optimasi pada perencanaan dan pengendalian produksi.Menerapkan metode perencanaan dan produksi yang mengacu pada urutan order yang diterima, kemudian ditempatkan pada line mesin produksi yang tersedia baik secara kapasitas maupun spesifikasinya sesuai dengan urutan line mesin produksi tanpa mempertimbangkan line mesin mana yang bisa memperoleh hasil yang paling optimum.
Copyrights © 2016